Sabtu, 12 Maret 2016

sebut saja CINTA



Sebut saja Cinta

Sebut saja cinta adalah perjalanan panjang sekaligus pelajaran. Perjalanan tempat kita saling menemukan. Pelajaran tempat kita saling mendewasakan. Setelah berulang kali jatuh cinta dan patah hati. Setelah berulang kali kamu menemukan, kemudian akhirnya melepaskan. Setelah berulang kali menemukan rumah, namun kamu cuma dianggap tempat singgah. Setelah kamu merasa dialah orang yang tepat, sampai kepadanyalah kamu menutup pintu rapat-rapat.
Setelah segalanya yang terjadi, masihkah kamu percaya dengan cinta??? Namun seperti yang kukatakan, cinta adalah perjalanan sekaligus pelajaran. Aku tak pernah mendefinisikan perpisahan sebagai sebuah akhir. Dan buatku, melepaskan bukan perkara siapa yang tidak bisa bertahan, tapi mungkin melepaskan adalah cara teraik untuk kembali menemukan.
Jika kamu belum benar-benar menemukan, berarti kamu masih ada disebuah rel panjang . hanya waktu yang bisa menentukan kapan akan pulang kesebuah rumah dan lalu menetap disana. Terlalu sering disakiti, jangan membuatmu kehabisan stok persediaan ‘maaf’. Berbesar hati lah, bebaskan hatimu dari benci. Karena benci adalah penjara paling mengerikan. Aku tidak pernah menyesal atas peristiwa-peristiwa yang membuatku terluka, karena disitulah aku belajar untuk mendewasa dan menerima. Aku tidak pernah merasa segalanya akan sia-sia, karena tuhan selalu punya rencana.
Selalu tempatkan cinta dihatimu,di ruang paling utama, tempat dimana kamu bisa menyambut calon penghunimu untuk menetap. Kamu bebas untuk merasakan cinta, menyebarkannya, membagikannya dan memilikinya. Jaga hatimu baik-baik agar bisa suatu hari memberikan kepadanya yang terbaik. Jangan takut untuk merasakan cinta jangan menyangkalnya dan jangan berjalan dengan spion masa lalu. Karena cinta akan selalu tiba dengan cara yang berbeda. Jangan takut untuk mengutarakannya. Bukan sebuah perlombaan untuk memenangkan hati, tapi mengapa disimpan  jika memberi tahu akan membuat seseorang merasa lebih bahagia??
Aku sudah lama berada disebuah perjalanan. Aku pun tidak benar-benar tahu apakah aku sudah menemukan. Tapi aku tahu, aku tidak perlu terburu-buru. Karena orang yang tepat , orang yang terbaik, sudah disiapkan oleh Tuhan. Jika kamu yang nantiya diberikan Tuhan untukku, aku berjanji untuk menjagamu, mencintaimu tanpa titik henti. Kita akan berjalan maju, tanpa melirik pada masa lalu, kita akan bahagia dan tak kuatir akan apa-apa. Satu hal yang perlu kamu tahu, dimanapun kamu berada, mesti tanpa sebuah nama, tapi kepada calon penghuni hatiku, kamu selalu ada dalam doa. Semoga kita bertemu, secepatnya , setepatnya.

Jumat, 11 Maret 2016

Kalau kita bertengkar.

Untuk kamu disuatu hari yang tak pernah terprediksi. cinta adalah teka-teki dan perjalanan hati,tidak ada yang pernah terprediksi. tidak ada yang ahli, karena cinta bisa membuat siapapun jatuh berulang kali. Esok hari masih terlalu rahasia untuk dicicipi, janji seolah ikatan yang tak abadi, karena siapapun bisa lupa, karena siapapun bisa lupa, bisa lalai tak menjaga, pun tak mampu lagi untuk menepati.
Janji seolah ketakutan bagi mereka yang tak berani mempertahankan sampai akhir. hanya ada hati yang perlu dilatih lebih kuat, lebih berhati-hati, lebih menjaga yang dicintainya. Aku mencintaimu. Aku sangat mencintaimu, bahkan hatiku lebih dulu memilihmu sebelum kamu mengutarakan rasa. Mungkin sebelum perjumpaan kita. Tuhan sudah  merencanakan agar kita saling mencinta.
 Itu adalah salah satu rahasiaNya, yang tak pernah bisa diukur dengan logika. Mungkin aku tak sering mengucapkan kalimat ini. tapi kali ini akan aku bisikkan lewat secarik aksara dalam surat yang entah kapan kau baca. Aku mencintaimu dan semoga akan selalu begitu. Karena sungguh aku tak bisa mengintip hari esok.

Ada batas yng terlalu jauh, yang tak bisa kita tempuh. Ketahuilah hal itu. karena jika suatu hari lahir pertengkaran diantara kita, aku tak ingin ada rasa yang tersapu. Karena jika suatu hari kamu memalingkan wajahmu dariku, tolong jangan sangkal hatimu. Utarakan saja, keluarkan saja sesak yang menyangga hatimu, tapi jangan pergi. Jika suatu hari ada salah satu dari kita yang tak mampu mencegah luka, janganlah memilih untuk berpisah jalan. Ingatlah perjumpaan kita, perjalanan cinta dan rasa masih ada. Kamu butuh menyendiri, tapi tidak dengan melepasku pergi. kam butuhmenyembuhkan hati, tapi ijinkan aku yang mengobat.  Jangan ijinkan gengsi untuk menghuni hati, karena aku takut ia yang akan mengusirku dari kediamanmu. Aku mencintaimu, jangan terlalu lama membisu. 

Rabu, 20 Januari 2016